Pemain Indonesia Yang Lolos The International Dota 2


Pemain Indonesia Yang Lolos The International Dota 2 – Salah satu turnamen esports bergengsi di dunia, siapa yang tidak mau ikut The International. Rupanya Whitemon dan Xepher jadi pemain Indonesia pertama lolos The International yang akan dijalankan di Stockholm, Swedia nanti. Tidak lain gegara sosok Kenny “Xepher” Deo.Xepher dan Whitemon sendiri merupakan pro player Dota 2 yang tergabung dalam tim T1 Esports. Rasa bahagia luar biasa pun tidak bisa disembunyikan oleh Whitemon terlebih ia merupakan salah satu pilar andalan T1.

Kedua pemain ini bermain untuk T1 yang diisikan beragam pemain dengan nasionalitas berbeda.Perjalanan dua pemain Indonesia pada ajang The International 10 Dota 2 tidak bocoran situs slot gacor malam ini begitu mulus. Di mana tim ini juga memastikan sebagai tim Asia Tenggara pertama yang lolos ke The International 10. Pada awal fase grup dua pemain Indonesia yaitu, Kenny “Xepher” Dheo dan Matthew “Whitemon” Fillemon mengalami kesulitan.

Mereka dipastikan lolos dan akan bertanding di The International 10 setelah memenangkan pertandingan melawan Team Aster. Mama Aku di TI, jadi kalimat yang sedang ramai di media sosial. Terutama para penggemar DOTA 2 yang sedang menyimak kejuaraan The International 10 (TI 10). Kedua pemain yang tergabung pada tim asal Korea Selatan yaitu T1 sempat mengalami kekalahan beruntun pada awal fase grup.

Kenny Deo (Xepher)

Sebelumnya, Xepher pernah bermain di Team RRQ, Geek Fam dan TNC Tigers bersama dengan Daniel “Dendi” Ishutin. Sebagai pemain Dota 2, Xepher dikenal memiliki hero sign, yakni Earth Spirit, Rubick dan Earthshaker.

Matthew Filemon (Whitemon)

Sebelumnya, Whitemon pernah bergabung dengan EVOS Esports dan menjadi perwakilan Indonesia di ESL One Hamburg, Jerman, pada tahun 2018 silam. Cowok kelahiran tahun 2000 ini juga pernah bermain dengan Xepher di Geek Fam pada tahun 2019 sebelum akhirnya masuk ke T1 Esports.

Hadiah TI 10

TI 10 kali ini memperebutkan total hadiah sebesar 40 juta dolar AS, atau setara dengan Rp 563 miliar. Karena hadiah yang sangat besar semua orang berlomba untuk ikut turnamen tersebut. Tim-tim Esports DOTA 2 tidak hanya berebut hadiah uang sebesar itu, namun juga gelar paling bergengsi di game MOBA ini.

Untuk diketahui, The International 10 dijadwalkan berlangsung mulai 5 Agustus 2021 di Stockholm, Swedia. Turnamen dimulai dengan fase penyisihan grup dari 5-8 Agustus, kemudian berlanjut ke babak playoff mulai 10-15 Agustus. Dari penyelisihan tersebut 2 orang asal indonesia masuk ke dalam nya. Meskipun dalam sebuah video menyatakan kemenangan awal yang di raih. Membuat menjadi sebuah kebanggan indonesia pada saat itu.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.