Kategori: Game

Sejarah Turnamen Game Bergengsi, WCG

Sejarah Turnamen Game Bergengsi, WCGSejarah Turnamen Game Bergengsi, WCG



Sejarah Turnamen Game Bergengsi, WCG – Bila kalian adalah gamers sejati khususnya para senior yang suka sekali bermain game online. Pasti sudah mengetahui sebuah turnamen yang bernama World Cyber Games atau yang biasa juga disingkat sebagai WCG.

Sejarah Turnamen Game Bergengsi, WCG

Di Indonesia sendiri electronic sports atau eSports kini udah jadi wujud kompetisi video game yang mendunia dan sudah tidak bisa diremehkan lagi karena setiap turnamen mengandung hadiah bisa mencapai miliaran rupiah. Seperti hadiah karena main game Slot Pragmatic Play yang sering ngasih jackpot. Esports kini dipertandingkan dalam ajang olahraga dunia bergengsi seperti, Asian Games, dan nggak menutup kemungkinan kalau kedepannya terhitung akan masuk dalam turnamen Olimpiade.

Istilah eSports mungkin sesungguhnya baru terkenal beberapa tahun terakhir di Indonesia. Padahal, kompetisi ini udah ada lumayan lama, apalagi kabarnya kompetisi game di tahun 1972 dianggap sebagai cikal akan eSports di masa sekarang. Negara Tiongkok saat ini sesungguhnya sudah jadi seperti tempat tinggal bagi turnamen esports di level internasional.

Bahkan mereka selamanya sukses menggelar turnamen multi-game. Sebut saja WCG (World Cyber Games) 2019 yang mempertandingkan berbagai game sekaligus dalam satu event. Di Tiongkok saat ada turnamen esport bergengsi pasti akan ditayangkan di stasiun televisi. Wajar saja bila disana esport tak dipandang sebelah mata lagi.

Perkembangan Turnamen WCG ( World Cyber Games )

Sebenarnya awal tahun 2000 terhitung jadi momen penting dalam dunia eSports saat Sejarah Perkembangan Dota Allstars Sampai Jadi Dota 2 dan game fps ternama Counter Strike hadir dan jadi fenomena global. Pada masa ini Indonesia terhitung turut mencicipi perkembangan tersebut, dan jadi satu yang berpengaruh di dalam perjalanan sejarah esports.

Perkembangan Turnamen WCG ( World Cyber Games )

Awalnya kompetisi yang digagas oleh pebisnis Korea bernama Yoseeop Oh, dan di dukung secara finansial oleh Samsung itu, sukses jadi ikon esports sebagai kompetisi world dikarenakan diikuti peserta berasal dari 55 negara. Kualifikasi menuju panggung dunia WCG menjadi hadir di Indonesia pada tahun 2002.

Puncak prestasi Indonesia dalam gelaran ini adalah pada tahun 2003, ketika tim XCN sukses capai babak Semi-Final. Walau selanjutnya terhenti oleh tim asal Denmark, tetapi capai peringkat top 8 dalam turnamen internasional adalah pencapaian besar bagi Indonesia.

WCG sendiri adalah turnamen esports internasional yang dioperasikan oleh world Cyber Marketing (perusahaan Korea Selatan). Pada tahun 2003, puncak acara WCG berikut diadakan di Seoul, Korea Selatan.

Merunut sejarahnya, WCG banyak hadirkan gim-gim berasal dari berbagai genre, menjadi berasal dari MOBA, Strategy, RTS, FPS, Sports, Racing, Action, dan banyak lagi. Tapi, sesungguhnya yang hampir selamanya hadir berasal dari sejak perhelatan WCG 2000, Yongin, Korea Selatan, ada dua cabang gim yang tak pernah absen yaitu Counter Strike dan Warcraft atau Dota Allstars.

Sejarah Perkembangan Dota Allstars Sampai Jadi Dota 2

Sejarah Perkembangan Dota Allstars Sampai Jadi Dota 2Sejarah Perkembangan Dota Allstars Sampai Jadi Dota 2



Sejarah Perkembangan Dota Sampai Jadi Dota 2 – Sejarah Dota 1 awalnya dimulai dari DotA Allstars terhadap awalnya dikembangkan oleh dua orang modder bersama dengan nickname dalam game sebagai VcL, D-8, dan D-1 mereka bertiga memberikan banyak pilihan jenis hero dan item populer berasal dari game Warcraft III kedalam DotA Allstars. Bahkan Doodle Ellya Khadam juga menyukai permainan Dota karena sangat kompleks.

Sejarah Perkembangan Dota Allstars Sampai Jadi Dota 2

Saat tahun 2004, pengembangan DotA Allstars diambil alih oleh modder bernama Guinsoo sepanjang kurang lebih 1 tahun. Pada bulan Februari 2005 berjalan lagi pergantian di tim pengembang DotA Allstars, Steven “Guinsoo” Feark memutuskan berhenti berasal dari pembuatan map atau peta pada Warcraft III sehingga bagian tim pada akhirnya menyisakan dua orang modder yakni Neichus dan IceFrog.

Tak lama lantas Neichus pun memutuskan keluar sehingga hanya menyisakan IceFrog sebagai pengembang DotA Allstars. Ketika DotA dipegang oleh IceFrog, popularitas DotA Allstars berkembang benar-benar pesat. IceFrog, dibantu oleh Mescon membuat official forum untuk para fans DotA Allstars. Melalui forum ini para fans DotA bisa mengemukakan ide dan gagasannya untuk pembaruan DotA Allstars versi selanjutnya.

Di jaman ini pula DotA jadi banyak dikenal dan terasa dipertandingkan sebagai olahraga elektronik kompetitif. Pada Mei 2009, IceFrog memberitakan bahwa ia dapat membuat situs baru bernama playdota.com demi pertumbuhan DotA ke depannya dan situs dota-allstars.com diserahkan ke Mescon sebelum akan pada akhirnya ditutup terhadap 22 Juli 2010.

Perkembangan Dota 2 Di Indonesia

Di Indonesia, skena esports berasal dari Dota maupun Dota 2 mungkin sudah dianggap hidup segan mati tak mau. Pasalnya, di Tanah Air, game yang punya turnamen terbanyak adalah mobiles game. Tapi bila ingin menghitung dari segi total hadiah yang didapat masih banyakan hadiah dari slot88 online pada situs daftar slot88 online. Karena itu, jangan heran kalau tidak banyak organisasi esports yang mempunyai tim Dota 2 atau game PC lainnya.

Karena perkembangan game pc di Indonesia sangat susah serta punya kompetitor dari berbagai dunia yang sudah lebih unggul terlebih dahulu. Meskipun begitu, tak bisa dipungkiri bahwa Dota 2 senantiasa merupakan salah satu game esports yang sukses di dunia. Buktinya, The International senantiasa memecahkan rekor kuantitas hadiah terbesar di dunia tiap-tiap tahunnya.

Baru-baru ini telah berakhir turnamen dota 2 terbesar sedunia yaitu The International 10 yang pemenangnya di menangkan oleh team under dog asal Russia. Yaitu Team Spirit. Walaupun begitu para fans dota 2 Indonesia cukup bangga karena setelah 10 tahun akhirnya ada orang Indonesia yang berhasil tampil di laga The International meskipun harus gugur dalam top 10. Tapi itu merupakan perkemabangan yang cukup untuk memciu player dota 2 Indonesia yang lain agar lebih bersemangat saat bermain Dota 2.